Sanlat Polsky 2018

Santri Kilat dari Politeknik Sekayu 2018 – Bercerita karena Syukurnya Nikmat

Pondok pesantren Al Fatah Temboro merupakan salah satu pondok pesantren terbesar yang ada di jawa timur, didesa temboro kabupaten magetan. Kegiatan kunjungan diawal bulan*(baca:kiriman ortu telah tiba) yang merupakan menjadi rutinitas saya selama sebulan sekali untuk soan dan belajar ilmu agama, selagi masih menjadi mahasiswa di kota GhudeQ tempo doloe. Rindu selalu ingin berkunjung ke kampung madinah indonesia, yang aktif mengeluarkan jamaah santri, pelajar dan mahasiswa, moment yang sangat berkesan bagi saya pada waktu itu. Mengapa demikian? Karena hampir semua warga di desa Temboro ini berpakaian sunnah seperti pada zaman sahabat dahulu, di mana para lelakinya mengenakan baju gamis sedangkan wanitanya mengenakan cadar beserta niqob. pada waktu itu*(baca:memory lama bersemi kembali) beberapa mahasiswa dari UGM yang juga termasuk saya, dan beberapa lagi dari  UPN, UMY, UII, UAD serta PT lainnya yang sempat keluar*(baca:korban harta,diri,waktu rihlah iman dihari libur kuliah) di negeri suasana madinah waktu itu… wah.. panjang ceritanya. stop dulu pengantar nya ya…kita Lanjut dan fokus ke program sanlat polsky 2018.

Kala itu, disuatu hari.. Ilhampun datang setelah memikirkan tentang bagaimana cara efektif mengajak hijrahnya para eksekutif muda ini kearah yang terbaik dalam hidupnya. lagi-lagi meluruskan niat dan banyak berdoa, disertai usaha untuk terus bergerak dan menggerakkan, yang pada akhirnya sekitar tanggal 9 November 2018, kami melakukan temu pandang dan musyawarah di Ruang ini* (baca:Prodi TI) perwakilan dari enam kelas sebanyak 12 orang anak muda yang masih aktif dan energic dalam pemikiran dan tenaga, baik  dalam kuliah atau kegiatan lain diluar sana. Melakukan mediasi, berdiskusi dan mempersiapkan rencana apa yang akan dilakukan oleh mereka di hari libur menjelang tahun baru masehi bulan depan, yaitu tanggal 22* (baca:menjadi santri kilat tiga hari). Informasipun telah disebar, Koordinasi telah dilanjutkan, Komunikasi telah disampaikan melalui bidang kemahasiswaan, surat edaran sebagai pemberitahuan kepada wali/orang tua akhirnya telah dibagikan, baik melalui digital informasi ataupun printing paper informasi. tawaran kepada dosenpun telah disampaikan, untuk ikut berpartisipasi dalam pendampingan anak-anak muda ini. Biaya Khidmat – Perjalanan PP Telah disiapkan. Dengan estimasi 9 kali makan. tidak lupa saya sampaikan “Tidak ada konsekuensi pengurangan Nilai” dan harapannya tidak ada unsur pemaksaan*(baca:ingin berubah stimulusnya sedikit dipaksa kali ya..), tapi sebagai bonusnya akan saya Upgrade nilai anda’s menjadi maksimal* (baca : rejeki nomplok), mengapa ? karena selain refreshing iman* (baca:mumet dengan tugas2, projek, laporan kuliah de el el) juga dapat wawasan agama, ilmu tentang menata hati, saudara baru, lingkungan baru, dan juga insyaAllah nilai akademik yang bagus, terkhusus MK saya. dibalik sunnah ada kejayaan, lha kok begitu ? ya iya lah.. kan selama menjadi sanlat* (baca:santri kilat) mendapatkan pencerahan selama dipondok, berinteraksi dengan orang-orang baik, ngaji bareng dengan pak kyai de el el, apa lagi coba.. 🙂 nikmat mana yang engkau dustakan kawan* (baca: QS Ar Rahman 13) ?.

Mengulang analogi cerita Durian.. Kulit luar yang mengerikan tentunya bagi orang yang tidak mengetahuinya akan enggan untuk memakan buah ini, tetapi setelah dibuka cangkang dan diambil dagingnya, ternyata buah ini manis, dan manisnya berbeda dengan manisnya tebu, apel ataupun buah lainnya. Orang yang bisa merasakan manisnya durian adalah orang yang mencicipi buah durian itu sendiri. Begitu Juga Program ini*(baca:sanlat). yang bisa merasakan nikmatnya iman adalah orang yang berjuang, berkorban menyisihkan harta, diri dan waktunya untuk terjun langsung dan menjemputnya. sehingga nikmatnya iman tidak bisa diceritakan kepada orang lain kecuali orang lain tersebut ikut pula berjuang, berkorban dan menceburkan diri dalam suasana dan keadaan iman yang kuat dan baik.. ups kronologi pemberangkatan belum diceritakan yah…

#DAY ONE :  SABTU, 22  DESEMBER 2018

hari itu bada subuh, para eksekutif muda ini* (baca:mahasiswa/i dan pelajar) telah siap-siap untuk berangkat dari asrama POLSKY menuju Masjid Al Karim Noor Sekayu, dan mereka ini sudah standby di pinggir jalan menunggu jemputan* (baca:Angkot dan mobil pribadi dari jamaah). salut pak zaid, melihat semangat kalian. dua jempol deh, sambil tersenyum :). setelah menunggu semua akhwat dan ikhwan kumpul, dimasjid ini* (baca : Al Karim Noor sky) kurang lebih satu jam, bayan hidayah, adab perjalanan, doa dan briefing pun telah dilaksanakan. Pembagian kamar, ketua kamar dan wakil telah dibacakan sembari menaiki bus kebanggan Muba*(baca:Transmuba) sebanyak tiga bus untuk putri, dan dua bus untuk putra. dan jamaahpun diberangkatkan pukul 09.00 menuju pondok pesantren Al Fatah Cabang Temboro di Betung, selama satu jam dua puluh menit.

Sesampai di pondok, sanlat putra berkumpul dimasjid sedangkan sanlat putri berkumpul di pondok putri. sambutan hangat yang bersinergi, sangat memberikan kesan mendalam bagi sanlat putri khususnya. setelah tiba dipondok, saya dan kyai pondok memusyawarahkan program yang akan dilalui selama 3 hari dipondok oleh sanlat putri, yang sebelumnya telah disusun oleh ustad dan ustadzah pondok. dengan format waktu yang padat dan efektif, berikut roundown acaranya :

03.00  : Tahajud berjamaah

03.40  : Istighotsah

04.30  : Sholat subuh berjamaah + Bayan bersama kyai sampai dengan selesai

06.30  : Mudzakarah + Khalaqah Qur’an + Ta’lim

09.30  : Istirahat + Infirodhi + Qoylullah

12.00  : Sholat Zuhur berjamaah dikamar Masing masing

12.30  : Makan Siang

12.45 : Mudzakarah

16.00 : Sholat ashar berjamaah + Mudzakarah dikamar masing-masing

17.30 : Ngaji Sore

18.00 : Persiapan maghrib dan berjamaah dikamar masing-masing

18.30 : Bada Maghrib sholat awwabin 6 rakaat dan baca yasin dikamar  masing-masing

19.30 : Sholat Isya berjamaah dikamar

20.00: Makan Malam

20.30 : Mudzakarah masail di mushola

21.30 : Tidur malam

sedangkan untuk sanlat putra ikut gabung dengan program masjid yang pada hari pertama ini bertepatan dengan musyawarah daerah sumsel.

#DAY TWO :  AHAD, 23  DESEMBER 2018

Di hari kedua ini, sepertinya sanlat putri sudah merasakan keakraban dengan santri putri yang ada dipondok, sudah mulai sapa de el el. program sanlat putri sesuai dengan roundown acara yang telah dimusyawarahkan dihari pertama. setelah sarapan pagi sekitar jam 06.30 sanlat putra dibagi menjadi 5 jamaah dengan route yaitu Lubuk Karet Pancur, Sukomoro, Philips 15, Pangkalan Balai dan Babat Supat. berbagai jenis pengalaman tentunya telah dirasakan oleh para anak muda ini. untuk program sanlat putra ini sama dengan program ketika beritikaf 3 hari, yang esensinya adalah perbaikan diri sendiri* (baca:islah) dengan metode mendatangi umat, sebagaimana cara Rosulullah SAW berdakwah. Para anak muda ini digerakkan untuk memanajemen dirinya sendiri, dengan memberikan support supaya berkualitas dalam prestasi, Cinta terhadap sunnah, Berbakti pada Orang tua dan berakhlak pada sesama. setelah musafaah dan pemberangkatan jamaah, sanlat putra akan menjalankan program dimasjid masjid daerah terdalam. sebagai sarana tarbiyah untuk membentuk iman yang sempurna, mencontoh pengorbanan orang-orang terdahulu muda mendunia dan harum di akhirat dengan gelar radhiyallahu anhu waroduan.

rundown acara jamaah putra adalah sebagai berikut :

Hari Ke 2 :

Sholat Tahajud – Witir dan Hajad

Istighosah bersama

Sholat Berjamaah Subuh dan Mendengarkan Tausiah

Musyawarah

Infirodhi : Mandi dll

Sarapan pagi

Sholat Dhuha

Taklim, Tajwid dan Muzakarah

Persiapan Sholat Berjamaah Zuhur dan Muzakarah Adab

Makan Siang

Istirahat dan Infirodhi amal

Persiapan Sholat Ashar

Sholat Ashar Berjamaah Muzakarah dan taklim

Belajar Dakwah dan Silaturrahim

Persiapan Sholat Maghrib Berjamaah

Sholat Magrib Berjamaah dan Mendengarkan Ceramah

Persiapan Sholat Isya Berjamaah

Sholat Isya Berjamaah dan Taklim

Makan Malam dan dan Muzakarah

Istirahat

03.00 – 03.30

03.30 – 04.30

04.30 – 05.45

05.45 – 06.45

06.45 – 07.15

07.15 – 07.45

07.45 – 08.15

08.15 – 11.30

11.30 – 13.00

13.00 – 13.30

13.30 – 15.00

15.00 – 15.30

15.30 – 17.00

17.00 – 17.45

17.45 – 18.05

18.05 – 19.20

19.20 – 19.30

19.30 – 20.15

20.15 – 21.00

21.00

#DAY THREE :  SENIN, 24  DESEMBER 2018

program pada hari ketiga ini, tidak ada perbedaan dengan dua hari yang telah dilewati, yaitu dengan mengikuti runtutan acara yang telah disusun, baik sanlat putra ataupun sanlat putri, hanya saja yang dirasakan adalah mulai tertanamnya rasa cinta dan sayang, berkumpul dan berpisah semata karena Allah, antara satu dengan lainnya. semoga menjadi pertemuan yang barokah dan saling mensyafaati diakhirat-Nya kelak. Aamiin.. dimalam hari tanggal ini, pesan dan kesan pun disampaikan oleh santri sanlat putri. Nikmatnya menyambung ukhuwah dan kebersamaan, walaupun singkat namun berkualitas, dikarantina tanpa HP, semoga niatnya lurus  semata karena Allah SWT, dari tempat yang berbeda-beda, suku yang berbeda, bahasa yang berbeda, Allah satukan dalam tempat terbaik di muka bumi yaitu taman-taman syurgaNya* (Masjid/Mushola dan pondok pesantren) sebagai generatornya kehidupan. bermacam sifat ditemukan, dalam mewujudkan kebaikan. hingga,.. “Hijrah” merupakan satu kata yang harus dimantapkan, dan memiliki alokasi space yang spesial dalam hati, apakah jalan ini benar atau sebaliknya. dari hati terdalam lisan  tak terucap, namun pesannya sampai ke hati “kalian”, dan this’s my way to show you, that… world is temporary and akhirat is forever unlimited time.  semoga ini adalah salah satu jalan yang dibuka oleh Allah SWT, untuk mengarahkan hidup anda’s dengan Agama yang di ridhoNya, dan saya adalah manusia yang biasa saja, dan tidak perlu lebih dalam menilainya, karena kita sama-sama masih dalam perjuangan panjang, bermujahadah untuk menang dalam melewati setiap tahapan ujian kehidupan. “sukses dunia sukses akhirat” mencontoh orang-orang yang telah sukses. orang-orangnya masih didunia akan tetapi penduduk syurga memanggil-manggil namanya.  Dakwah Maksud Tujuan Hidup, Hidup dalam Dakwah, Dakwah sampai Mati, Mati dalam Dakwah, dalam kalimat iman yang sempurna  La ilaha illallah muhammadarrasulullah. sampai berjumpa kembali dilain kesempatan dengan tempat yang sama insya Allah.

Takbir…

#DAY FOUR :  SELASA, 25  DESEMBER 2018

Jamaah sanlat putra, mulai berdatangan kemasjid pondok, dan langsung dijamu oleh petugas khidmat untuk sarapan pagi. Sementara jamaah sanlat putri telah selesai mendengarkan ceramah subuh, pembekalan atau bayan wabsi, sarapan, serta persiapan kepulangan dari pondok ke sekayu oleh kyai H.Sholeh Abdul Aziz Al Hafidz selaku pimpinan pondok pesantren al fatah cabang temboro yang berlokasikan di betung banyuasin. setelah dijamu oleh petugas khidmat, maka sanlat putra diarahkan untuk memperbaharui wudhu, melakukan amalan sunnah dan berkumpul kedepan mimbar masjid untuk mendengarkan bayan nasehat pulang*(baca:wabsi).

Pesan dan kesan pun telah disampaikan, dengan pengalaman yang telah dilalui selama kurang lebih dua hari terjun berdakwah mengikuti contoh dengan cara dakwah para sahabat Rosulullah SAW, door to door menyampaikan keutamaan amal dan pentingnya menghidupkan masjid. bangganya Rosulullah melihat para pemuda menyibukkan diri dengan amal-amal yang disukai Allah SWT, dakwah merupakan tulang punggung agama, yang sekarang sedang diemban oleh para anak muda sanlat putra polsky. semoga Allah SWT istiqomahkan.

perpisahanpun telah diujung waktu, untuk melengkapkan 72 jam, bus “tayo” sudah datang, untuk menjemput. waktunya untuk tetap saling mendoakan kebaikan satu sama lain, semoga dikekalkan selalu dalam hidayah dan istiqomah. Barakallah. Mohon maaf atas segala keterpaksaan kalian, mohon keikhlasan atas kedongkolannya, dan mohon kesediaannya untuk kembali ke pondok ini lagi, jika masih ingat dan diperlukan, saya akan siap selalu untuk anda semua…jam 09.20 berangkat menuju ke sekayu. Jazakumullah khairan katsiron. Wassalam. P.Zaid.

Comments

  1. mahasiswi tingkat akhir polsky

    Terima kasih tawaran makan duren. What a deepest thing I got. My mom said there’s several things that you should can’t forget all the way one of is someone who’s spread their kindness. Kami masih suka makan duren walau dipenghujung musim duren sir

    1. Post
      Author
  2. Post
    Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *